Diplomasi memegang peran yang sangat penting dalam menjaga hubungan internasional Indonesia. Tanpa diplomasi yang baik, Indonesia tidak akan mampu menjalin kerja sama yang baik dengan negara-negara lain di dunia.
Menurut Prof. Dr. Dinna Wisnu, seorang pakar hubungan internasional dari Universitas Indonesia, “Peran diplomasi dalam hubungan internasional Indonesia sangatlah vital. Diplomasi merupakan cara terbaik bagi Indonesia untuk menjaga kepentingan nasionalnya di tingkat internasional.”
Hal ini juga ditegaskan oleh Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, yang mengatakan bahwa “Diplomasi adalah seni negosiasi dan komunikasi antara negara-negara untuk mencapai tujuan bersama. Tanpa diplomasi yang efektif, hubungan internasional Indonesia dengan negara-negara lain akan terganggu.”
Dalam menjalankan peran diplomasi dalam hubungan internasional, Indonesia memiliki berbagai instrumen yang digunakan, mulai dari perjanjian kerja sama bilateral hingga partisipasi dalam organisasi internasional seperti PBB dan ASEAN. Semua instrumen tersebut digunakan untuk mempromosikan kepentingan nasional Indonesia di tingkat internasional.
Menurut Dr. Dino Patti Djalal, mantan Dubes Indonesia untuk Amerika Serikat, “Peran diplomasi dalam hubungan internasional Indonesia sangatlah penting dalam membangun citra positif Indonesia di mata dunia. Diplomasi adalah jembatan yang menghubungkan Indonesia dengan negara-negara lain dalam upaya menjaga perdamaian dan stabilitas di dunia.”
Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa peran diplomasi dalam hubungan internasional Indonesia sangatlah krusial. Diplomasi memainkan peran penting dalam menjaga keamanan dan stabilitas di tingkat internasional serta mempromosikan kepentingan nasional Indonesia di forum-forum internasional. Sebagai negara kepulauan terbesar di dunia, Indonesia perlu terus memperkuat diplomasi sebagai salah satu instrumen utama dalam menjalankan hubungan internasionalnya.
